Renungan Harian

23. MENGHUJAT ROH KUDUS

Menghujat Roh Kudus tidak hanya menunjuk kepada suatu perbuatan salah atau dosa yang dilakukan seseorang, tetapi lebih menunjuk kepada suatu stadium atau tingkatan di mana seseorang oleh karena selalu menolak karya Roh Kudus, maka ia tidak lagi memiliki kepekaan menangkap teguran Tuhan dan tidak lagi memiliki hasrat atau niat untuk bertobat.

0 comments

22. BUKAN SESUATU YANG MISTIK

Penyucian manusia terjadi selagi di bumi, bukan di alam kematian. Semua ini berlangsung secara natural dan logis, tidak secara mistik.

0 comments

21. BUKAN SEPERTI SABUN DETERJEN

Sebenarnya dosa bukan dihapus atau dicuci dalam arti dibersihkan dari diri seseorang, tetapi di angkat dari dunia ini atau diangkat dari kehidupan manusia.

0 comments

20. KESUCIAN SEJAK DI BUMI

Kesucian surga dan eksistensi Allah haruslah mendorong orang percaya memburu kesucian hidup lebih sungguh-sungguh sejak hidup di bumi ini, bukan mengharapkan ada cara lain untuk menyempurnakan kesucian.

0 comments

19. LANDASAN PENGAJARAN PURGATORI

Meneguhkan ajaran mengenai purgatori ini, mereka meyakini kesaksian orang-orang tertentu, khususnya orang-orang kudus yang mendapat kesempatan dikunjungi oleh arwah orang-orang mati dari purgatori.

0 comments

18. PURGATORI

Api penyucian bukanlah api neraka, tetapi suatu keadaan di mana orang-orang percaya yang meninggal dunia, yang hidupnya cukup baik, mengalami penyucian dosa di alam kekekalan sebelum dimasukkan ke dalam surga

0 comments

17. KEFATALAN YANG PALING DAHSYAT

Yang harus kita hayati mulai sekarang ini adalah bahwa keterpisahan dengan Allah adalah sesuatu yang sangat mengerikan, keadaan fatal yang paling dahsyat

0 comments

16. DURASI DI NERAKA

Sejatinya kita tidak perlu mempersoalkan durasi di neraka, sebab keadaan terpisah dengan Allah adalah kengerian yang tiada tara.

0 comments

15. KEBINASAAN

Kebinasaan menunjuk suatu keadaan yang tidak memiliki nilai, tidak ada mutunya sama sekali atau sebuah kehancuran.

0 comments

14. TUBUH YANG TERBUANG

Sebagaimana manusia yang ke surga bukanlah dengan berkeadaan sebagai roh, tetapi mengenakan tubuh kebangkitan yang bersifat fisik, demikian pula manusia jahat yang masuk neraka atau kehinaan kekal, logikanya juga mengenakan tubuh yang bersifat fisik.

0 comments

Comments are closed.