Pengertian Berhala

ENGLISH VERSION

16 Februari 2013

Alkitab dalam setahun: Ayub 24-28

Mind Map Pengertian Berhala

Mind Map Pengertian Berhala

Pada dasarnya berhala sama artinya dengan allah yang arti sempitnya adalah obyek yang disembah dan dipuja. Kalau obyek itu adalah Tuhan semesta alam, maka disebut sebagai Allah tetapi untuk obyek yang lain disebut berhala. Jadi siapakah allah bagi seseorang dialah berhalanya atau siapakah berhala seseorang dialah allahnya. Kata berhala dalam teks ibrani ada beberapa diantaranya yang sering digunakan adalah elil (ליִלֱא) yang artinya nought (tidak ada hasil), tidak mencukupi (insufficiency), tidak bernilai (worthlessness). Dalam teks bahasa Yunani untuk kata berhala adalah idololatres (εἰδωλολάτρης). Idololatres, bertalian dengan kata latria (λατρεία) Kata ini bertalian dengan pengabdian atau pelayanan. Dalam hal ini berhala adalah sesuatu yang menggerakkan seseorang untuk melakukan pengabdian atau pelayanan.

Adapun pengertian berhala dalam arti luas adalah sesuatu atau satu pribadi yang dianggap paling berharga sebab mendatangkan kesenangan atau kebahagiaan, keuntungan dan keamanan. Tentu saja berhala bagi seseorang adalah pusat kehidupan dimana seseorang bergantung dan jiwanya melekat. Seseorang tidak akan merasa lengkap tanpanya. Kehidupan ini akan menjadi sepi dan kosong tanpanya. Dengan demikian seseorang tidak bisa hidup tanpanya. Dalam hal ini berhala atau allah adalah kelengkapan hidup yang mutlak harus ada. Allah atau berhala adalah pasangan hidup. Kalau istri atau suami adalah pasangan hidup sepadan artinya sama-sama manusia dan manusia tidak baik seorang diri, Tuhan adalah pasangan hidup yang tidak sepadan artinya tidak berjenjang sama tetapi mutlak harus dimiliki. Kemutlakan Tuhan sebagai pasangan hidup ini dituangkan Paulus dalam Efesus 5:32, yaitu ketika Paulus berbicara mengenai hubungan suami istri.

Kalau menjadikan pribadi Tuhan semesta alam sebagai Allah, maka seseorang tidak bisa menikmati apa pun tanpa persekutuan dengan Dia artinya tanpa hidup dalam keharmonisan dengan Dia. Dia adalah pribadi yang bisa membahagiakan jiwa manusia. Dengan demikian Tuhan adalah pribadi yang bisa dinikmati. Berbeda dengan kuasa jahat, yang hanya bisa memberi kebahagiaan atau kesenangan dengan fasilitas dunia ini, sebab dirinya tidak bisa dinikmati. Iblis bisa menyenangkan jiwa manusia dengan berbagai fasilitas sehingga manusia tidak merasa membutuhkan Tuhan, sampai jiwanya tidak dibiasakan menikmati Tuhan, sampai tidak akan pernah bisamenikmati-Nya. Dengan demikian, kalau seseorang bisa menikmati dunia ini tanpa persekutuan dengan Tuhan, berarti ia tidak menjadikan Tuhan semesta alam sebagai Allahnya. Itu berarti menyembah iblis.

Jadi siapakah allah bagi seseorang dialah berhalanya

atau siapakah berhala seseorang dialah allahnya.

Bagikan melalui:
Bookmark the permalink.

Comments are closed.