Speudo

14 Mei 2012

Baca: 2 Petrus 3:11-14

Alkitab dalam setahun: Galatia 4-6

Mind Map Speudo

Mind Map Speudo

Mempercepat dalam teks aslinya adalah speudo (σπεύδω), yang selain berarti mempercepat juga berarti mendesak. Bagaimana hal ini dimengerti, bahwa waktu Tuhan bisa dipengaruhi oleh manusia atau faktor eksternal Allah? Hal ini bisa dimengerti kalau kita memahami bahwa akhir sejarah dunia ini menunggu lengkapnya atau genapnya jumlah orang yang tidak menyayangkan nyawa demi pengiringan kepada Tuhan Yesus. Hal ini didasarkan pada pernyataan Tuhan dalam Wahyu 6:11, ketika dipertanyakan sampai kapan penderitaan yang dialami oleh orang percaya berhenti. Tuhan menjawab sampai jumlah orang yang dibunuh atau mati karena iman dan pelayanan sudah genap.

Dalam hal ini kita mengerti mengapa iblis masih bekerja keras untuk dapat mencegah sebisa-bisanya manusia menjadi seperti Kristus yang menyerahkan nyawanya untuk kemuliaan Allah Bapa; taat sampai mati di kayu salib. Bagi iblis orang-orang baik tidak membahayakan dirinya (iblis) tetapi orang-orang yang bersungguh-sungguh untuk memiliki kualitas hidup seperti Tuhan Yesus yang menakutkannya. Semakin banyak orang percaya diproses makin seperti Tuhan Yesus, semakin cepat sejarah dunia berakhir dan iblis dihukum. Itulah sebabnya Lusifer yang jatuh menciptakan berbagai ajaran baik di dalam dan di luar gereja untuk menghambat manusia menjadi seperti Kristus. Ajaran-ajaran yang diciptakan oleh Lusifer yang jatuh tersebut bukan ajaran yang membuat orang menjadi jahat tidak bermoral atau bertingkah tidak beradab seperti hewan, tetapi menciptakan orang-orang beragama yang baik dan santun dalam kehidupan. Lusifer yang jatuh juga menciptakan berbagai penyembahan kepada “sosok allah” dengan berbagai seremonial yang terkesan benar dan berkenan kepada Allah. Tetapi pada dasarnya selain membuat orang menolak Injil, tetapi juga membuat menjadi “baik” tanpa membutuhkan Injil untuk keselamatan yaitu dikembalikan kepada rancangan semula Allah; yaitu menjadikan manusia sebagai corpus delikti.

Orang percaya tidak boleh terjebak dengan pola hidup keberagamaan yang menenggelamkan orang percaya pada standar kehidupan orang beragama yang baik, tetapi tidak menjadi “sempurna seperti Bapa”. Orang percaya harus hati-hati terhadap pengajaran yang menekankan pemenuhan kebutuhan jasmani sehingga mengabaikan maksud keselamatan diberikan. Kekristenan harus menjadi jalan hidup, dimana seorang anak Tuhan terus menerus belajar mengenakan gairah hidup Anak Allah (Gal. 2:19-20).

Masuk dalam rencana Allah, merupakan

kehormatan tertinggi dalam hidup manusia.

Menjadi Corpus Delikti

13 Mei 2012

Baca: Roma 8:28-29

Alkitab dalam setahun: Galatia 1-3

Mind Map Menjadi Corpus Delikti

Mind Map Menjadi Corpus Delikti

Dalam 2 Petrus 3:11-14 terdapat pernyataan yang tidak mudah dipahami, bahwa orang percaya dapat mempercepat kedatangan hari Allah. Hari Allah maksudnya adalah hari dimana Tuhan mengakhiri sejarah dunia. Ini berarti petualangan iblis atau Lusifer yang jatuh berakhir. Iblis dengan pengikutnya dibuang ke dalam kegelapan abadi. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya. Inilah yang dikatakan oleh Wahyu bahwa bumi akan menjadi lautan api (Wah. 15:20). Kata lautan api di sini adalah limnen tou puros (λίμνην τοῦ πυρός) yang lebih tepat dipahami sebagai danau api (the lake of fire). Adapun kata laut dalam bahasa Yunani adalah thalassa (θάλασσα), sedangkan danau terjemahan dari limne (λίμνη). Pada hari penghukuman tersebut iblis dan para malaikatnya serta manusia durhaka akan dihukum di lautan api tersebut sedangkan orang percaya akan diangkat Tuhan di dalam kemuliaan kerajaan Sorga. Itulah hari pengangkatan yang dirindukan oleh orang percaya yang benar; yang telah mengorbankan nyawa mereka untuk pekerjaan-Nya. Pengangkatan tersebut telah diperagakan oleh Tuhan Yesus, ketika ia naik ke Sorga disaksikan oleh banyak orang (Kis. 1:9-10). Hal ini mengi­syaratkan fakta pengangkatan orang percaya suatu hari nanti.

Hari Allah adalah hari yang paling mengerikan bagi iblis (Lusifer yang jatuh), malaikat yang memberontak. Mereka berusaha agar hari itu bisa ditunda selama mungkin. Untuk itu iblis dan pengikutnya berusaha menghambat terlaksananya eksekusi hukuman atas diri mereka. Dengan cara bagaimanakah mereka menghambat hari Allah itu? Dengan cara mencegah orang percaya memiliki kehidupan yang saleh tidak bercacat dan tidak bercela (2Pet. 3:11,14). Mengapa? Sebab dengan kehidupan yang tidak bercacat tidak bercela berarti menjadi seperti Tuhan Yesus. Menjadi seperti Tuhan Yesus berarti bisa menjadi corpus delikti (fakta yang menunjukkan bahwa suatu kesalahan telah dilakukan) yang mengalahkan iblis. Iblis telah terbukti berbuat salah oleh penampilan kehidupan Tuhan Yesus yang hidup dalam ketaatan kepada Bapa di Sorga. Rupanya bukan hanya Tuhan Yesus yang dapat menjadi corpus delikti, tetapi anak-anak Tuhan pun juga bisa oleh kehidupannya yang tidak bercacat dan tidak bercela. Jika jumlah orang-orang yang menjadi corpus delikti cukup atau genap, maka sejarah iblis akan diakhiri (Wah. 6:11).

Jadilah kuat di dalam Tuhan, dengan memiliki

pikiran dan perasaan Kristus dalam hidup kita.

Tidak Berhak Menggunakan Hidup

12 Mei 2012

Baca: Filipi 1:21

Alkitab dalam setahun: Mazmur 39-41

Mind Map Tidak Berhak Menggunakan Hidup

Mind Map Tidak Berhak Menggunakan Hidup

Mengenal Tuhan Yesus berarti menemukan panggilan dan tanggung jawab. Satu sisi orang percaya bersyukur menemukan Juru Selamat dan penebus dosa yang menyediakan keselamatan, tetapi sisi yang lain kita diberi tanggung jawab yang sangat besar. Sebab siapa yang mengenal Dia harus mengambil sikap. Apakah mener­ima keselamatan itu atau mengabaikannya. Menerima berarti harus mengikut jejak-Nya artinya harus berusaha hidup seperti yang diperagakan. Setelah kita mengenal Dia kita harus mulai sebuah perjalanan kehidupan yang tidak dikenal oleh dunia, yaitu perjalanan hidup untuk mengenakan gairah yang baru, yaitu gairah anak Allah. Tubuh yang kita hidupi ini tidak boleh memuat gairah yang tidak sesuai dengan keinginan-Nya. Paulus adalah contoh dari kehidupan seseorang yang memahami benar hal ini. Ia menyaksikan warna hidupnya setelah ia mengenal Kristus: Hidupku bukan aku lagi tetapi Kristus yang hidup di dalam aku (Gal. 2:20-21).

Dengan menerima penebusan, seorang anak Tuhan tidak berhak menggunakan hidupnya untuk kepentingan diri sendiri. Hal ini merupakan sesuatu yang sangat logis, sebab Dia yang membeli kita, Dia yang berhak sepenuhnya memperlakukan kita sesuai dengan keinginan-Nya. Kehendak Tuhan adalah menjadikan diri kita ini kendaraan untuk melakukan segala sesuatu yang Dia kehendaki dan memenuhi apa yang direncanakan-Nya. Untuk ini Tuhan mempersiapkan orang-orang yang akan menjadi pelayan-Nya di Kerajaan-Nya. Adapun jumlah pelayan-pelayan-Nya tersebut sudah tertentu. Kalau jumlahnya sudah genap maka Ia akan mengakhiri sejarah dunia ini (Wah. 6:11).

Dengan demikian akhir sejarah dunia ini ditentukan pula oleh jumlah genap orang-orang yang akan menjadi pelayan-pelayan di Kerajaan-Nya atau memerintah bersama-sama dengan Dia. Dan orang-orang yang akan memerintah bersama dengan Dia dalam Kerajaan-Nya harus memiliki kualifikasi istimewa dan sangat khusus. Kualifikasinya adalah gairah Anak Allah Tuhan Yesus Kristus. Inilah yang dimaksud dengan perlombaan yang diwajibkan bagi kita (Ibr. 12:1-11). Dalam pasal itu dikemukakan mengenai anak yang sah (huios; υἱὸς) dan anak yang tidak sah yaitu nothos (νόθος). Dalam hal ini setiap orang percaya harus memasuki proses legitimasi atau legalisasi sebagai anak. Tidak banyak orang yang menyadari ketegangan ini, sebab orang sibuk dengan segala ketegangan mereka masing-masing. Mereka adalah orang-orang yang tidak mengerti atau tidak mau mengerti kehendak Allah. Mereka pasti tidak akan dilibatkan dalam penyusunan kaum eksekutif Kerajaan Sorga.

Hidup seperti Kristus merupakan cara untuk menang

melawan pengaruh kuasa jahat.

Redaksi dan Distribusi

Dapatkan Majalah dan Renungan Harian TRUTH di:

Rehobot Literature
Gedung Roxy Square Lt. 3, Jl. Kyai Tapa No. 1
Jakarta 11450
Indonesia

Telepon: +62-21-5695 4546 ext. 30, +62-21-33 6666 70, 08 7878 70 7000
Email: info@truth-media.com

Agen: lihat di Alamat Agen

Visitor
Visits today: 29
Who's Online

14 visitors online now
2 guests, 12 bots, 0 members
Map of Visitors
Powered by Visitor Maps

Truth Media Fans
Facebook Truth Media
Twitter Truth Relite


Kalender
May 2012
M T W T F S S
« Apr    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
Langganan dg eMail

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Content Protected Using Dynamic Blog Protector By: How To Make Money.

Switch to our mobile site