Keinginan-keinginan Yang Membinasakan

27 Januari 2012
Baca: Galatia 5:24-25
Alkitab dalam setahun: Matius 1-4

Mind Map Keinginan-keinginan Yang Membinasakan

Mind Map Keinginan-keinginan Yang Membinasakan

Perjuangan untuk menjadi budak Tuhan adalah perjuangan dalam mengisi pikiran—apakah pikiran kita diisi oleh hal-hal duniawi atau kebenaran Firman Tuhan. Paulus mengatakan bahwa Hawa diperdaya oleh ular dari kesetiaan yang sejati kepada Kristus. Sewaktu masih di Eden, Iblis memakai ular; sekarang ia me¬makai pembicara di mimbar yang tidak mengenal kebenaran. Dalam hal ini kita mengerti mengapa mengenai si penyesat ini Paulus berani mengatakan tegas, “Ter¬kutuklah mereka!” (Gal. 1:6-10). Perhatikanlah hal ini dengan serius. Tidak perlu takut dianggap menghakimi, dan tidak perlu bertoleransi berlebihan karena tradisi Timur sehingga sering membiarkan “ular-ular” berkeliaran menyesatkan dan mem¬binasakan banyak orang.
Kalau boleh jujur, semua yang kita ingini dari dunia ini akan lenyap seperti uap. Namun ironisnya, hidup manusia terus bergulir dan bergerak demi suatu cita-cita, rencana-rencana pribadi, serta keinginan-keinginan yang tidak pernah berhen¬ti. Inilah penyesatan hebat yang sedang dilakukan oleh kuasa kegelapan. Keingi¬nan (ἐπιθυμία, epithymÍa) daging, keinginan mata dan keangkuhan (ἀλαζονεία, alazonīa) hidup bukan berasal dari Bapa. Dan orang yang melakukan hal-hal terse¬but akan binasa (1Yoh. 2:15-17). Merekalah orang-orang yang semasa hidup di du¬nia ini hanya digerakkan dari satu keinginan ke keinginan yang lain tanpa sungguh-sungguh mau mengerti apa yang diingini Allah dalam hidupnya.
Bila kita melakukan kehendak Allah atau yang diingini Allah, berarti kita menjadi budak-Nya. Sejatinya keinginan-keinginan dalam pikiran manusia adalah belenggu baginya. Ini akan sangat sulit dilepaskan kalau dibiarkan mengakar berta¬hun-tahun, karena pikiran itulah yang menggerakkan hidup manusia. Jadi, bukan tanpa alasan kalau Tuhan menghendaki kita mengalami pembaruan pikiran dari hari ke hari. Pembaruan pikiran itu dimaksudkan agar kita mengarahkan pikiran kepada kehendak Bapa, sebab inilah target yang dikehendaki Bapa untuk dapat kita capai. Tentu untuk target ini kita diberi-Nya kemampuan untuk dapat mencapainya. Inilah kabar baik, anugerah Tuhan yang tidak terbeli dengan uang.
Waspadalah terhadap pemberitaan di mimbar gereja yang seolah-olah benar, pa¬dahal ular. Semua pemberitaan yang menggiring umat Tuhan agar bersahabat den¬gan dunia adalah ular (Yak. 4:4). Untuk bisa menang melawan ular, kita harus berani memasuki perhentian Tuhan (Mat 11:28-29). Orang yang masuk perhentian Tuhan berarti mematikan keinginan (epithymÍa).

Berhentilah dari berbagai keinginan
maka kita akan masuk ke tempat perhentian Tuhan yang melegakan.

Comments are closed.

Redaksi dan Distribusi

Dapatkan Majalah dan Renungan Harian TRUTH di:

Rehobot Literature
Gedung Roxy Square Lt. 3, Jl. Kyai Tapa No. 1
Jakarta 11450
Indonesia

Telepon: +62-21-5695 4546 ext. 30, +62-21-33 6666 70, 08 7878 70 7000
Email: info@truth-media.com

Agen: lihat di Alamat Agen

Visitor
Visits today: 246
Who's Online

23 visitors online now
9 guests, 13 bots, 1 members
Map of Visitors
Powered by Visitor Maps

Truth Media Fans
Facebook Truth Media
Twitter Truth Relite


Kalender
February 2012
M T W T F S S
« Jan    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
272829  
Langganan dg eMail

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Content Protected Using Dynamic Blog Protector By: How To Make Money.

Switch to our mobile site