Detak Waktu yang Tidak Kompromi
15 Januari 2012
Baca: Pengkhotbah 6:12a
Alkitab dalam setahun: Kejadian 22-24
Dalam Kejadian 1:14 Alkitab mencatat adanya benda-benda penerang yang diciptakan Tuhan untuk memisahkan siang dari malam yang juga menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun. Ini berarti manusia dimasukkan ke dalam kotak yang namanya “perjalanan wak¬tu”. Kalau kita melihat matahari, bulan, dan benda langit lain, kita sadar bahwa ini merupakan peringatan akan kenyataan adanya perjalanan waktu kehidupan yang mengkungkung manusia. Manusia harus tunduk, sehebat apapun manusia itu. Beta¬pa bodohnya banyak manusia, sebab terhadap perjalanan waktu saja manusia tidak berdaya apalagi kepada Dia yang menciptakannya..
Sebenarnya perjalanan waktu itu tidak menjadi masalah sama sekali, kalau ma¬nusia tidak jatuh dalam dosa. Dan kalau manusia tidak jatuh dalam dosa maka tidak ada proses penuaan menuju kematian. Tetapi karena dosa maka manusia masuk proses kematian, atau proses penuaan. Sejak pada hari manusia memberontak ke¬pada Tuhan maka manusia “mati”. Itulah awal proses kematian tersebut. Ini adalah malapetaka terdahsyat dalam kehidupan. Sebab manusia akan mengalami transfor¬masi dari kehidupan fana ke dalam keabadian. Transformasi ini juga sebenarnya tidak menjadi masalah kalau sesudah mengenakan kemah sementara ini kita me¬masuki kemuliaan maksudnya menerima kehidupan lebih baik dengan kemah baru yang lebih baik dan sempurna, tetapi adalah malapetaka maha dahsyat kalau ma¬nusia binasa (Wah 14:13). Binasa artinya terpisah dari Tuhan selama-lamanya (Mat 10:28). Banyak orang tidak mau mengerti kebenaran ini, sebab mata hati mereka telah tertutup. Mereka dibutakan atau disesatkan iblis sehingga tidak mengenal ke¬benaran tersebut. Inilah artinya berjalan dalam gelap.
Tanpa disadari banyak orang yang terjebak dalam pola kehidupan seakan-akan perjalanan hidup ini tidak ada akhirnya. Inilah yang mengikat kehidupan banyak orang, juga sebagian besar orang Kristen. Itu berarti tidak mengerti ke¬benaran. Dan ini adalah sebuah penyesatan iblis yang sukses. Bila jujur maka kita akan dapati bahwa banyak manusia yang memberontak atau menolak kenyataan bahwa jalan ini akan berakhir. Dan akhir perjalanan hidup manusia ini sebuah mis¬teri yang pada umumnya tidak seorangpun tahu (Yak 4:13-17). Iblis akan berusaha menenangkan banyak jiwa manusia seakan-akan hidup ini tidak ada bahaya. Tanpa disadari mereka dibawa ke dalam siksaan kekal.
Waktu berjalan terus tanpa seorangpun dapat menghentikannya,
dan manusia terkungkung didalamnya. Jangan sia-siakan waktu yang tersisa.

