Archive for the ‘Renungan’ Category

Kenaikan Tuhan Yesus

17 Mei 2012

Baca: Kisah Rasul 1:6-11

Alkitab dalam setahun: Ulangan 5-7

Mind Map Kenaikan Tuhan Yesus

Mind Map Kenaikan Tuhan Yesus

Makna apakah yang terkandung dalam peristiwa kenaikan Tuhan Yesus ke Sorga. Adalah kebodohan kalau kita merayakan kenaikan Tuhan Yesus tanpa menangkap makna yang terkandung dalam peristiwa tersebut. Ternyata hal kenaikan ke sorga sudah disebut beberapa kali oleh Tuhan Yesus (Yoh. 7:34, 36; 8:21; 13:13). Kalau Tuhan Yesus sudah menyebutkan beberapa kali tentu memiliki arti yang penting baik bagi Tuhan Yesus maupun bagi kita. Bagi Tuhan Yesus kenaikan-Nya ke sorga adalah dipulihkannya keadaan-Nya. Ia kembali ke tempat dari mana Ia berasal. Ia adalah Allah yang telah mengosongkan diri-Nya, melepaskan kebesaran pribadi-Nya sebagai Allah, mengambil rupa seorang hamba untuk menyelamatkan kita. Sekarang Ia kembali kepada posisi-Nya semula. Ia ditinggikan (Kis. 2:33). Ia duduk di sebelah kanan Allah (Mrk. 16:19; Ibr. 8:1; 10:12; 1Pet. 3:22). Dengan demikian kenaikan Tuhan Yesus juga menunjuk bahwa Ia menerima kuasa pemerintahan. Jadi bila kita merasa ada di pihak Tuhan, sebagai sekutu-Nya, maka kenaikan Tuhan Yesus merupakan hari yang penting.

Bagi kita kenaikan Tuhan Yesus penting, sebab kenaikan Tuhan Yesus memberi arti besar yaitu bahwa hubungan orang percaya, murid-murid dengan Tuhan semakin dalam. Tuhan Yesus berkata bahwa lebih baik bagiNya kalau Ia naik ke sorga sebab dengan kenaikan-Nya Roh Kudus turun (Yoh. 16:7). Kenaikan-Nya ke sorga tidak membuat hubungan dengan Tuhan makin jauh, sebaliknya menjadi makin dekat. Sebab dengan kedatangan Roh-Nya maka ia tinggal di dalam kita. Tidak di samping. Ia berjanji bahwa Ia menyertai kita (Mat. 28: 18-20). Roh Kudus inilah yang mengajarkan segala kebenaran kepada kita (Yoh. 16:7-8). Fungsi Roh Kudus yang utama adalah memberikan kepada kita pertolongan untuk dewasa supaya kita diperkenan masuk ke kemuliaan-Nya dan Roh Kudus memberikan kepada kita kuasa untuk menjadi saksi (Kis. 1:8; Yoh 20:21). Dua hal inilah yang harus dipenuhi untuk masuk ke dalam kemuliaan Tuhan. Dengan kenaikan Tuhan Yesus ke sorga, manusia masuk dalam era baru, yang adalah era terakhir dalam sejarah dunia. Ini adalah era pekerjaan Roh Kudus. Dalam hal ini fokus kehidupan umat pilihan tidak lagi ditujukan kepada perkara-perkara fana dunia ini tetapi kepada persiapan menuju kerajaan Allah yang akan datang (Kis. 1:6-8). Dengan demikian, kenaikan Tuhan Yesus merupakan isyarat bagi orang percaya untuk menerima panggilan guna bekerja keras, yaitu bertumbuh dewasa dan menjadi saksi Kristus sampai ke ujung bumi.

Kenaikan Tuhan Yesus ke sorga, semakin

mendekatkan hubungan kita dengan Bapa.

Memindahkan Fokus Hidup

16 Mei 2012

Baca: Filipi 3:17-20

Alkitab dalam setahun: Ulangan 3-4

Mind Map Memindahkan Fokus Hidup

Mind Map Memindahkan Fokus Hidup

Pada suatu ketika Tuhan menunjukkan kepada saya bahwa saya sebenarnya belum memindahkan fokus atau tujuan hidup sebagaimana mestinya. Sebagaimana mestinya artinya secara total. Memindahkan fokus hidup artinya sepenuhnya menyadari bahwa dunia ini bukan rumah kita. Segala sesuatu yang kita lakukan hanya persiapan untuk masuk langit baru bumi baru. Padahal selama ini saya sudah merasa telah memindahkan fokus hidup sebagaimana mestinya. Hal ini menjadi renungan penting, kalau sebagai seorang rohaniwan (pendeta) saja belum memindahkan tujuan hidup sebagaimana mestinya, bagaimana mereka yang bukan rohaniwan. Ironis sekali, setelah sekian puluh tahun melayani Tuhan, nurani baru dibuka dengan sangat lebar. Hal ini bukan saja membuat saya mulai bertobat tetapi hal ini juga sangat mencemaskan hati saya. Bukan hanya mencemaskan orang lain, tetapi mencemaskan diri sendiri. Saya semakin mengerti mengapa ada orang-orang yang sudah berprestasi dalam pelayanan tetapi ditolak oleh Allah (Mat. 7:21-23).

Dalam hal ini jelas bahwa karunia tidaklah menentukan seseorang berkenan kepada Tuhan atau tidak. Bagi yang merasa memiliki berbagai karunia Roh, hendaknya tidak merasa sudah pasti dikenal oleh Tuhan. Ini adalah fakta yang harus menggetarkan kita bahwa Tuhan membiarkan seseorang mengambil bagian dalam kegiatan pelayanan gereja, bahkan mendemonstrasikan karunia-karunia roh yang luar biasa tetapi jika ia masih mengambil kehormatan dari prestasi pelayanan tersebut berarti ia tidak memuliakan Allah Bapa. Ia belum memiliki fokus hidup dengan benar. Tetapi celakanya ia sudah merasa di jalan Tuhan yang benar dan menyukakan hati-Nya. Kalau ia tidak jujur dengan dirinya sendiri, maka ia tidak pernah mengenal dirinya sendiri dengan benar. Suatu saat ia akan menemukan kenyataan bahwa Tuhan menolaknya.

Saya sering mengucapkan bahwa tujuan hidup kita adalah Tuhan dan Kerajaan-Nya atau langit baru dan bumi yang baru. Apa maksud kalimat ini? Menjadikan Tuhan tujuan hidup berarti dalam segala hal yang kita lakukan, kita menyukakan hati Tuhan. Kerajaan-Nya artinya kita selalu menghayati bahwa dunia ini bukan rumah kita, kita akan segera menetap di langit baru dan bumi yang baru; suatu bentuk kehidupan yang sesungguhnya yang Tuhan sediakan. Kalau seseorang menolak hal ini berarti seperti orang pada jaman Nuh yang menolak masuk bahtera. Ini sebuah sikap yang menentang Allah dan tidak menghormati Dia. Mereka tidak pantas menerima penebusan oleh darah Tuhan Yesus.

Karunia-karunia tidak menentukan, tetapi sikap hati

yang selalu mempermuliakan Bapa yang diperkenankanNya

Perkataan Kesaksian

15 Mei 2012

Baca: Wahyu 12:11

Alkitab dalam setahun: Ulangan 1-2

Mind Map Perkataan Kesaksian

Mind Map Perkataan Kesaksian

Apa yang dimaksud dengan “perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut” (Wah. 12:11). Hal ini penting untuk dipelajari sebab yang bisa mengalahkan iblis bukan hanya darah Tuhan Yesus tetapi juga “perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut”. Apa yang dimaksud dengan “perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut’?. Kalimat ini mengesankan bahwa iblis bisa dikalahkan oleh “perkataan kesaksian”. Kalimat “perkataan kesaksian mereka” tidak boleh dipisahkan dengan kalimat berikut yaitu “tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut”. Orang yang memiliki perkataan kesaksian adalah orang yang benar-benar telah mengalami suatu perjuangan yang “all out”, sampai tidak menyayangkan nyawa. Tidak menyayangkan nyawa juga berarti tidak memiliki kesenangan atau keinginan kecuali melakukan kehendak Bapa dan menyelesaikan pekerjaan-Nya. Inilah isi dan kualitas kehidupan Tuhan Yesus (Yoh. 4:34). Perjuangan seperti ini juga telah dialami oleh Paulus, bahwa darahnya siap dicurahkan demi pelayanan bagi jemaat Tuhan (2Tim. 4:6-8). Inilah standar anak-anak Allah yaitu rela melepaskan nyawa bagi saudara-saudaranya (1Yoh. 3:16).

Dalam hal ini kita mengerti mengapa Tuhan Yesus memberi syarat kepada pengikutnya untuk tidak menyayangkan nyawa kalau mau menjadi pengikut yang benar (Mat. 10:39; 16:25). Kata nyawa dalam teks aslinya adalah psukhe (ψυχή) yang artinya jiwa. Dalam jiwa terdapat pikiran, perasaan dan kehendak. Dalam jiwa ada keinginan-keinginan dan segala hasrat. Di dalam jiwa ada berbagai pengertian dan filosofi. Oleh sebab itu seorang yang rela kehilangan nyawa harus rela mengubah filosofi hidupnya. Kesediaan berubah itu dengan cara sungguh-sungguh mengkonsumsi kebenaran sehingga mengalami pembaharuan pikiran (Rm. 12:2). Melalui pembaharuan pikiran inilah gaya hidup seseorang diubah. Perubahan yang signifikan ditandai dengan kerelaan berkorban apapun demi melakukan kehendak Allah dan menyelesaikan pekerjaan-Nya. Jadi, kalau seseorang masih perhitungan dengan Tuhan atau masih tidak bersedia berkorban bagi kepentingan Kerajaan Allah, ia belum bisa dimuliakan bersama-sama dengan Tuhan Yesus (Rm. 8:17). Seorang yang bisa menjadi corpus delikti adalah orang yang benar-benar menjadi anggur yang tercurah dan roti yang terpecah. Merekalah orang yang tidak menyayangkan nyawanya seperti Majikan Agungnya.

Melakukan kehendak Bapa dan pekerjaanNya,

merupakan cara menyatakan kebesaran kuasaNya.

Redaksi dan Distribusi

Dapatkan Majalah dan Renungan Harian TRUTH di:

Rehobot Literature
Gedung Roxy Square Lt. 3, Jl. Kyai Tapa No. 1
Jakarta 11450
Indonesia

Telepon: +62-21-5695 4546 ext. 30, +62-21-33 6666 70, 08 7878 70 7000
Email: info@truth-media.com

Agen: lihat di Alamat Agen

Visitor
Visits today: 29
Who's Online

13 visitors online now
1 guests, 12 bots, 0 members
Map of Visitors
Powered by Visitor Maps

Truth Media Fans
Facebook Truth Media
Twitter Truth Relite


Kalender
May 2012
M T W T F S S
« Apr    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
Langganan dg eMail

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Content Protected Using Dynamic Blog Protector By: How To Make Money.

Switch to our mobile site