Belajar Hidup Menurut Roh

19 Februari 2011

Baca: Galatia 5:1–6

Alkitab dalam setahun: Ayub 35–37

Mind Map Belajar Hidup Menurut Roh

Mind Map Belajar Hidup Menurut Roh

Mungkin selama ini kita berpikir, sesudah percaya kepada Tuhan Yesus, otomatis kita sudah tidak bisa dikuasai lagi oleh Iblis dan dosa. Sesungguhnya tidak sesederhana itu, sebab kemerdekaan dalam Kristus adalah kemerdekaan yang bertanggung jawab.

Rasul Paulus mengingatkan kita bahwa Kristus sudah memerdekakan kita, berarti kita harus sungguh-sungguh merdeka, dan untuk tetap hidup dalam kemerdekaan itu, kita harus hidup terlepas dari cengkeraman kuasa dosa sama sekali, tidak mau diperhamba lagi olehnya (ay. 1).

Pembebasan Tuhan Yesus atas kita dari cengkeraman Iblis dan dosa memanggil kita untuk hidup menurut roh. Bagi umat Perjanjian Baru, hidup menurut roh mutlak harus dilakukan, sebab orang yang hidup menurut daging tidak mungkin memperoleh perkenanan Allah (Rm. 8:8).

Hidup menurut daging bukan berarti selalu melakukan dan menghasilkan hal-hal yang bertentangan dengan hukum moral yang berlaku di masyarakat. Orang yang hidup menurut daging tidak selalu hidup tidak beradab dan tidak mengenal norma manusia. Melalui pendidikan moral, agama dan berbagai filsafat yang baik bisa menghasilkan manusia yang baik pula.

Hukum Taurat itu baik, tetapi tetap saja bersifat daging. Manusia yang berusaha melakukan hukum Taurat akan menjadi manusia yang baik, tetapi masih hidup menurut daging, sebab jika kita mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat, kita hidup di luar anugerah Allah (ay. 4).

Karena itu hidup menurut roh adalah hidup mengikuti Roh (Gal. 5:25), yaitu kehidupan di dalam anugerah Allah, yang bisa mencapai kesucian yang diinginkan Bapa, yaitu berkarakter Kristus. Orang yang hidup menurut roh dapat memiliki kembali keberadaan seperti sebelum manusia jatuh dalam dosa, dan dapat didewasakan hingga sempurna.

Jadi jangan sia-siakan anugerah Tuhan agar kita bisa hidup menurut roh. Ini tidak bisa dilakukan oleh umat Perjanjian Lama, sebaik apa pun mereka. Umat Perjanjian Lama tidak dipanggil untuk sempurna; panggilan untuk sempurna hanya bagi kita yang hidup pada zaman Perjanjian Baru. Itulah sebabnya mengikut Tuhan Yesus bukan sesuatu yang mudah. Justru setelah menjadi orang percaya, hidup kita menjadi terasa lebih berat, karena harus belajar hidup menurut roh. Tetapi sekalipun berat di dunia ini, kita memperoleh pembenaran yang kita harapkan (ay. 5).

Hidup menurut roh adalah hidup mengikuti Roh,

sehingga kita bisa mencapai kesucian yang diinginkan Bapa.

Bagikan melalui:
zv7qrnb
Bookmark the permalink.

2 Responses to Belajar Hidup Menurut Roh

  1. Vani yolanda pranoto says:

    Hidup mnurut Roh Kudus suatu yang luar biasa..

  2. Hidup mnurut Roh Kudus suatu yang luar biasa.. Sbab aku kan sllu prcya btapa ajaib perbuatan ALLAH.