Agar Terhindar dari Kematian ke Dua

17 April 2012

Baca: Wahyu 22:15

Alkitab dalam setahun: Bilangan 8-10

MInd Map Agar Terhindar dari Kematian ke Dua

MInd Map Agar Terhindar dari Kematian ke Dua

Sebenarnya Allah hanya menghendaki kematian untuk sementara waktu. Bukan kematian abadi atau terpisahnya manusia dari Allah sumber kehidupan. Dan kematian jasmani ini pun sebenarnya tidak dirancang oleh Allah. Dibalik fakta hukuman karena pemberontakan manusia Allah menjadikan kematian sebagai solusi atau jalan keluar yang terselubung. Selama ini hal tersebut tidak tertangkap oleh pengertian banyak teolog. Padahal, ini sesuatu yang penting untuk dipahami.

Karena manusia memberontak maka manusia harus mati sesuai dengan ketetapan Tuhan. Ternyata di balik ketetapan tersebut ada sesuatu yang indah. Kematian justru menjadi solusi agar manusia tidak jatuh ke bencana yang lebih fatal, yaitu maut, yaitu kematian ke dua, saat manusia terpisah dari Allah selamalamanya (Wah. 20:15). Kematian fisik masih bukanlah masalah besar dibandingkan dengan kematian ke dua. Itulah sebabnya Tuhan Yesus mengingatkan agar kita tidak takut kepada sesuatu yang dapat membunuh tubuh tetapi yang tidak berkuasa membinasakan jiwa. Kita harus lebih takut kepada Dia, yang berkuasa bukan saja membunuh tubuh tetapi juga membuangnya ke dalam api kekal. Itulah kematian ke dua (Mat. 10:28). Inilah maut itu. Tuhan Yesus sendiri juga gentar menghadapi realitas maut, itulah sebabnya Ia mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Allah Bapa, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut (Ibr 5:7). Jadi, kalau dikatakan upah dosa adalah maut, hal itu bukan hanya menunjuk kepada kematian fisik tetapi lebih menunjuk kepada kematian abadi.

Kematian adalah jalan keluar yang Tuhan sediakan untuk menghindarkan manusia dari keadaan yang lebih fatal. Dengan kematian Allah masih memberikan kesempatan manusia untuk memperoleh dunia lain. Kematian menjadi “masa tunggu” dan penampungan sementara (intermediate state) sampai Tuhan memulihkan segala sesuatu (Kis. 3:21). Dengan mengerti hal ini, maka kematian bukan suatu bencana fatal, tetapi solusi sempurna yang Allah sediakan. Harus ada kematian supaya ada kebangkitan. Tidak akan ada kebangkitan tanpa kematian, itulah sebabnya Tuhan Yesus sendiri harus mati, tetapi kalau Ia taat, maka Ia akan dibangkitkan. Hal ini sungguh sesuatu yang sangat menakjubkan. Kasih Allah sangat hebat, luar biasa dan tidak bisa diuraikan dengan kata-kata. Dia adalah Bapa yang sangat baik. Kalau anda tidak menghargai kesempatan untuk bertobat dengan bersungguh-sungguh bertumbuh dalam kesucian Allah, maka maut menjadi hukuman kekal.

Janganlah takut akan kematian yang pertama, tetapi takutlah

akan kematian yang ke dua saat terpisah dari Allah selamanya.

Bagikan melalui:
p5rn7vb
Bookmark the permalink.

Comments are closed.