Archive for December, 2011

Keberanian dari Diri Sendiri

28 Desember 2011

Baca: 2 Timotius 4:6–8

Alkitab dalam setahun: 1 Tawarikh 15–17

Mind Map Keberanian dari Diri Sendiri

Mind Map Keberanian dari Diri Sendiri

“Ah, saya kan bukan orang sekelas Maria ibu Yesus,” mungkin itu yang ada di benak Anda. Jangan berpikir demikian. Memang setiap kita memiliki porsi yang berbeda-beda, namun setiap kita dapat berada di kelas VIP di mata Allah—yaitu memperoleh mahkota kebenaran—apabila kita mau mengembangkan kapasitas kita seperti Maria.

Maria dapat menerima kehamilannya bukan sebagai bencana, kecelakaan, ataupun aib, tetapi ia dapat menerimanya sebagai kehormatan dan kesempatan yang diberikan Allah untuk memuliakan-Nya. Dengan demikian Maria dapat menjadi seseorang yang dapat kita teladani, wanita yang menginspirasi kita.

Jangan memandang Tuhan diskriminatif. Ia memberi kesempatan setiap kita untuk menjadi warga VIP-Nya. Jangan memandang-Nya memberikan sesuka hati tanpa melihat kapasitas seseorang; sesungguhnya ini sangatlah tergantung dari diri kita masing-masing. Apabila kita mau meneladani apa yang telah Maria lakukan terhadap Allah, maka Allah pun akan mulai memercayai kita untuk melakukan perkara-perkara yang besar demi kemuliaan-Nya. Keberanian seperti itulah yang seharusnya kita kobarkan di dalam diri kita.

Juga janganlah kita berpikir bahwa keberanian yang kita miliki pun harus dikobarkan oleh Tuhan. Jangan kita menjadikan diri kita sebagai robot yang dikendalikan oleh Tuhan dengan sebuah remote control. Ia menjadikan kita makhluk yang memiliki kemampuan untuk memilih dengan kehendak bebas, sehingga dapat mengobarkan keberanian dari diri kita sendiri.

Tidak hanya Maria, dalam Alkitab kita juga melihat bahwa Paulus memiliki keberanian yang sama. Sampai di akhir hidupnya, dengan berani ia tetap serius membela Tuhan, sehingga ia berkata, “Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.” Itulah sebabnya Paulus juga dipercayai Allah untuk memenuhi rencana-rencana-Nya yang besar.

Mari kita mengobarkan keberanian bahwa kita dapat mengembangkan kapasitas diri kita agar dapat dipercayai Tuhan. Ini menunjukkan bahwa kita serius membela Tuhan, walaupun sebenarnya Ia tidak butuh pembelaan kita. Kesediaan untuk membela Tuhan tanpa batas akan menjadikan kita umat pilihan yang istimewa di mata Allah, sehingga seperti Paulus, kita akan dapat meraih mahkota kebenaran yang dikaruniakan Allah.

Keberanian untuk dapat dipercayai Tuhan harus kita kobarkan dari diri kita sendiri.

Memuliakan Tuhan dengan Tindakan

27 Desember 2011

Baca: Mazmur 86:11–13

Alkitab dalam setahun: 1 Tawarikh 12–14

Mind Map Memuliakan Tuhan dengan Tindakan

Mind Map Memuliakan Tuhan dengan Tindakan

Jika setiap hari kita tidak memberikan nilai tinggi kepada Tuhan tetapi malah memberikan nilai tinggi kepada yang lain, namun kita berkata, “Terpujilah Tuhan,” sejatinya kita munafik. Jika kita berani berkata “Aku memuliakan Engkau Tuhan,” perlu dipertanyakan, mana buktinya? Jika hanya bibir yang berkata bahwa kita memuliakan Tuhan tetapi tindakan kita tidak mencerminkan perkataan kita tersebut, itu omong kosong belaka.

Ironisnya, saat ini banyak jemaat, pekerja gereja, bahkan worship leader dan pembicara yang mengaku memuliakan Tuhan, tetapi tindakannya ternyata merendahkan Tuhan, dengan cara menghargai sesuatu lebih dari-Nya. Ini berbeda dengan Maria, yang tindakannya jelas memetakan apa yang dikatakannya (Luk. 1:46). Ia rela untuk hamil di luar nikah oleh Roh Kudus, sekalipun menghadapi risiko besar. Ia memandang Tuhan lebih tinggi daripada apa pun yang berharga: kekasihnya, Yusuf; keluarganya; bahkan nyawanya sendiri. Inilah nyanyian Maria yang sesungguhnya, manakala ia melakukan apa yang dikehendaki oleh Bapa dalam hidupnya. Maria membuktikan Ia adalah wanita yang memuliakan Allah dengan segenap hidup dan jiwanya, bukan hanya dengan segenap bibirnya. Di sinilah kita dapat mengerti mengapa orang yang berkapasitas seperti Maria dapat dipercayai Allah untuk menggenapi rencana-Nya.

Daud juga menulis Mazmur yang mengatakan bahwa ia memuliakan Allah, dan itu juga tidak sekadar perkataan di bibir saja, namun ia juga ingin membuktikannya. Sebelum berkata “Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya”, ia berkata, “Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya Tuhan, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu; bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu.” Daud sadar dan tahu pasti bahwa ia memuliakan Tuhan dengan hidup menurut kebenaran-Nya; dengan itu Tuhanlah yang menjadi kesukaannya.

Kita dapat melihat banyak orang yang berpenampilan baik di gereja, tetapi adakah seorang di antara mereka yang memiliki hati yang memuliakan Allah seperti Maria? Banyak orang cakap memuliakan Tuhan dengan bibirnya di gereja, tetapi tidak memuliakan Tuhan dalam peragaan konkret melalui tindakan setiap hari. Mari kita belajar seperti Maria, yang rela melakukan apapun demi kesukaan hati Allah.

Tanpa dibuktikan dengan tindakan,

perkataan memuliakan Tuhan hanya omong kosong belaka.

Dipercayai Tuhan

26 Desember 2011

Baca: 1 Timotius 1:12–14

Alkitab dalam setahun: 1 Tawarikh 9–11

Mind Map Dipercayai Tuhan

Mind Map Dipercayai Tuhan

Banyak orang mengaku percaya kepada Tuhan, tetapi tidak banyak orang yang yang dipercayai Tuhan. Maria dipercayakan tugas besar untuk mengandung Anak Allah, sebab ia mempunyai kapasitas untuk dapat dipercayai. Ia seorang wanita yang mengembangkan kapasitas dirinya. Orang yang mengembangkan kapasitas diri barulah dapat dipercayai Tuhan.

Di sini kita dapat melihat ciri dari orang yang dapat dipercayai Tuhan seperti Maria. Pertama, Maria mengaku bahwa dirinya hamba Tuhan dan ia bersedia menghadapi risiko apa pun juga demi kepentingan Tuhan (Luk. 1:38).

Kedua, Maria sudah terbiasa memuliakan Tuhan. Ia dapat berkata, “Jiwaku memuliakan Tuhan dan hatiku bergembira karena Allah” (Luk. 1:46–47). Maria tidak memuliakan dirinya sendiri; ia juga tidak memuliakan Yusuf calon suaminya. Ia tidak bergembira akan keadaannya dan lingkungan sekitarnya. Ia hanya bergembira karena Allah.

Tentu tidak mudah melakukan hal ini. Biasanya manusia sudah terkondisi untuk memuliakan atau memberi nilai tinggi terhadap sesuatu. Seseorang yang tengah jatuh cinta akan memandang kekasih hatinya sebagai nilai tertinggi dalam hidupnya; seseorang yang mengejar karier akan memandang posisi jabatannya sebagai sumber kegembiraan; suami-istri yang baru memperoleh anak akan menjadikan anaknya yang baru lahir sebagai pusat kebahagiaan.

Namun tidak demikian halnya dengan Maria. Ia sudah terlatih untuk selalu hanya memuliakan Tuhan dan bergembira karena Allah saja. Inilah yang dimaksud oleh Tuhan Yesus, “Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu saja” (Mat. 4:10). Orang yang menyembah Tuhan akan mengatakan hal yang sama dengan maria, “Jiwaku memuliakan Tuhan dan hatiku bergembira karena Allah”. Tidak cukup memuliakan Tuhan dengan perkataan dan nyanyian di bibir. Memuliakan Tuhan yang sesungguhnya adalah manakala kita memberi nilai tinggi kepada Tuhan melalui perbuatan kita.

Setelah kita dapat memberi nilai tinggi kepada Tuhan lewat perbuatan kita, maka barulah kita layak untuk mengatakannya dalam kesaksian dan pengakuan di gereja. Juga barulah kita layak untuk memperoleh kepercayaan dari Tuhan, sehingga seperti Paulus kita bisa berkata, “Aku bersyukur karena Ia menganggapku setia dan mempercayakan pelayanan ini kepadaku.”

Jika ingin dipercayai Tuhan, kita harus memuliakan-Nya dengan perbuatan kita.

Redaksi dan Distribusi

Dapatkan Majalah dan Renungan Harian TRUTH di:

Rehobot Literature
Gedung Roxy Square Lt. 3, Jl. Kyai Tapa No. 1
Jakarta 11450
Indonesia

Telepon: +62-21-5695 4546 ext. 30, +62-21-33 6666 70, 08 7878 70 7000
Email: info@truth-media.com

Agen: lihat di Alamat Agen

Visitor
Visits today: 28
Who's Online

13 visitors online now
1 guests, 12 bots, 0 members
Map of Visitors
Powered by Visitor Maps

Truth Media Fans
Facebook Truth Media
Twitter Truth Relite


Kalender
December 2011
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
Langganan dg eMail

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Content Protected Using Dynamic Blog Protector By: How To Make Money.

Switch to our mobile site