Archive for February, 2011

Rohlah yang Memberi Hidup

28 Februari 2011

Baca: Yohanes 6:62–63

Alkitab dalam setahun: Markus 14

Mind Map Rohlah Yang Memberi Hidup

Mind Map Rohlah Yang Memberi Hidup

Tuhan Yesus menyatakan bahwa “Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.” (ay. 63) Kata “memberi hidup” dalam teks aslinya adalah ζωοποιέω (zōopīéō) yang artinya bukan hanya “memberi hidup”, tetapi juga “membuat hidup” dan “membangkitkan”.

Agar proses memberi hidup atau membangkitkan ini terjadi, seseorang harus menerima perkataan Tuhan Yesus yang merupakan roh dan hidup, tidak seperti perkataan-perkataan yang diajarkan banyak orang, yang bernuansa pemenuhan kebutuhan jasmani, humanisme dan pengembangan kepribadian (aktualisasi diri) yang berlatar belakang pada pendekatan psikologis. Itu semua bersifat kedagingan, padahal Tuhan mengatakan, “Daging sama sekali tidak berguna.

Kalau kita lihat, ajaran-ajaran kedagingan seperti itu banyak diberitakan di mimbar-mimbar Kristen hari ini. Pemberitaan seperti itu bisa saja membuat orang Kristen yang mendengarnya menjadi orang baik, seperti banyak orang non-Kristen juga baik; tetapi belum tentu membuat mereka mengalami kelahiran baru.

Sebagai roh yang memberi hidup, Firman yang disampaikan haruslah yang diajarkan Kristus—Firman Tuhan yang murni dan tidak dipalsukan. Ini dipertegas juga dengan tulisan Paulus, “Iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh Firman Kristus” (Rm. 10:17). Hanya Firman yang memberitakan perkataan Kristus yang benarlah yang dapat membangun iman yang benar dan merupakan dasar dari pengiringan kepada Tuhan Yesus.

Dalam kesaksian pelayanannya, Paulus mengatakan bahwa ia tidak lalai mengajarkan semua yang harus jemaat pahami melalui berbagai pertemuan yang mereka lakukan baik di muka umum maupun pertemuan-pertemuan kecil di rumah-rumah mereka (Kis. 20:20). Dari pemberitaan lengkap Firman yang menekankan semua pokok pengajaran, terbentuklah kesadaran mengenai kebenaran. Kebenaran inilah yang memerdekakan kita, kebenaran Kristus yang memberi hidup.

Maka kita perlu mewaspadai pengajaran yang menekankan satu pokok—biasanya yang disukai orang dunia—dan mengabaikan pokok lain, sebab ini mengakibatkan penyesatan. Misalnya hanya menekankan berkat dan mengabaikan salib yang harus dipikul dalam mengikut Tuhan; menekankan mukjizat dan mengabaikan tanggung jawab; dan sebagainya.

Hanya Firman Tuhan yang murni dan tidak dipalsukanlah yang memberi hidup.

Dua Konsep Besar

27 Februari 2011

Baca: Lukas 4:5–8

Alkitab dalam setahun: Markus 12–13

Mind Map Dua Konsep Besar

Mind Map Dua Konsep Besar

Di dalam kehidupan ini hanya ada dua konsep besar, yaitu konsep Allah dan konsep Iblis. Yang satu adalah kebenaran, yang lainnya dusta. Inilah bedanya keselamatan dari Tuhan dan keselamatan palsu dari Iblis. Setiap manusia harus menentukan pilihannya. Tidak seorang pun yang bisa berpijak di dua wilayah, sebab Tuhan berkata, “Siapa yang tidak bersama Aku, ia melawan Aku” (Luk. 11:23).

Keselamatan palsu dari Iblis bersifat untuk hari ini dan sementara; keselamatan dari Tuhan terfokus pada kehidupan yang akan datang dan kekal. Keselamatan palsu dari Iblis bersifat kesenangan lahiriah kedagingan; keselamatan dari Tuhan tidak terfokus kepada makan dan minum, tetapi kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus (Rm. 14:17). Iblis selalu saja mengupayakan kesenangan lahiriah manusia di bumi ini agar manusia dapat melupakan Allah. Dengan membuat hidup manusia di bumi ini menjadi nyaman senyaman-nyamannya, manusia akan meninggalkan Tuhan dan rencana-Nya.

Ini terbukti dengan apa yang terjadi saat Iblis mencobai Tuhan Yesus. Iblis menawarkan keindahan dunia ini. Kalau bukan Yesus, banyak orang yang mengalami pencobaan seperti itu pasti jatuh, sebab manusia memang mencintai dunia dan mengejar keadaan nyaman di dunia. Tanpa sadar bahwa ia jatuh ke dalam perangkap Iblis agar ia menikmati dunia hari ini tanpa Tuhan. Dan seperti Iblis berkata, “Jikalau Engkau menyembah aku, seluruhnya itu akan menjadi milik-Mu,” orang yang terikat dengan dunia ini sama dengan menyembah Iblis.

Maka kita harus senantiasa berjaga-jaga, agar kita tidak merasa nyaman dalam kehidupan ini sampai-sampai kita tidak merasa memerlukan siapa-siapa, bahkan Tuhan sendiri. Ini keadaan gawat yang harus diwaspadai, sebab dalam diri manusia memang ada hasrat seperti ini, yaitu percintaan dunia.

Keselamatan yang sesungguhnya dari Yesus adalah di langit dan bumi baru, seperti sabda-Nya, “Di rumah Bapaku banyak tempat tinggal” (Yoh. 14:2). Berapa banyak dari kita yang merindukan rumah Bapa? Iblis membuat Rumah Bapa menjadi tidak menarik, karena rumah “bapa yang lain”—yaitu Iblis—di bumi ini dirasa lebih nyaman. Itulah tawaran keselamatan palsu dari Iblis.

Mari kita berpikir bahwa kenyamanan hidup yang kita harapkan bukanlah di bumi ini, melainkan di langit dan bumi yang baru, di Kerajaan Bapa di Surga nanti. Untuk ini kita harus terus melatih diri bagaimana hidup dalam kesederhanaan, merasa puas dengan apa yang ada.

Kenyamanan hidup yang kita harapkan bukanlah di bumi ini,

melainkan di langit dan bumi yang baru, di Kerajaan Bapa nanti.

Menolak Dilahirkan Baru

26 Februari 2011

Baca: Roma 12:2

Alkitab dalam setahun: Markus 10–11

Mind Map Menolak Dilahirkan Baru

Mind Map Menolak Dilahirkan Baru

Bisakah seseorang menolak untuk dilahirkan baru? Ternyata bisa. Perhatikan ucapan Tuhan Yesus kepada Nikodemus, “Kamu harus dilahirkan kembali” (Yoh. 3:7). Ini suatu perintah; dan kalau Tuhan memberi perintah atau panggilan, tentu terdapat unsur dimana orang yang menerima perintah atau panggilan itu memberi respons. Respons tersebut harus dalam tindakan secara konkret dan terus-menerus yaitu percaya yang benar.

Tanpa kepercayaan yang benar kepada Tuhan Yesus, seseorang menolak untuk dilahirkan baru. Ini dikatakan sebab percaya bukanlah sekadar persetujuan pikiran, melainkan sebuah tindakan atau perbuatan menuruti kehendak-Nya. Orang yang dilahirkan baru adalah orang yang menerima karya keselamatan, dan akan dimuliakan bersama Kristus. Karena itu tidak mungkin seseorang dilahirkan baru apabila ia tidak mau mengikuti jejak-Nya dan mengikuti gaya hidup-Nya. Mengikuti jejak dan gaya hidup Kristus inilah yang dikatakan percaya kepada-Nya, sebab Ia mengatakan, “Ikutlah Aku.” Jika kita percaya, pasti kita akan mengikuti-Nya sampai memiliki pikiran dan perasaan-Nya (Flp. 2:5). Tuhan tidak mudah percaya ucapan bibir kita; Ia akan melihat respons kita.

Berkenaan dengan ini, Paulus menulis, “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini.” Apabila kita memiliki pikiran dan perasaan Kristus, kita pasti berbeda dengan dunia ini, sebab pikiran dan perasaan Kristus sangat jauh dengan apa yang dipikirkan dan dirasakan manusia di dunia ini pada umumnya. Ia hidup hanya untuk melakukan kehendak Bapa dan menyelesaikan pekerjaan-Nya (Yoh. 4:34), sementara dunia—maksudnya manusia yang tidak percaya kepada Kristus—mencari kehendak diri sendiri dan melakukan berbagai pekerjaan untuk memenuhi keinginan diri sendiri.

Mari kita tilik hati kita, apakah kita masih berpola pikir dan bergaya hidup sama dengan mereka yang tidak percaya kepada Kristus? Masihkah kita mengejar pemenuhan kehendak diri kita sendiri, bukan kehendak Allah? Masihkah kita mencari kehormatan pribadi, bukan mencari tempat di mana kita bisa menghamba sepenuhnya kepada Allah? Bila kita masih serupa dengan dunia, berarti kita tidak percaya kepada Kristus. Bila kita tidak percaya, berarti kita menolak dilahirkan baru. Bila renungan hari ini menyadarkan kita, mari kita putar haluan sekarang juga, berbalik kepada Kristus.

Bila kita masih serupa dengan dunia,

berarti kita tidak percaya kepada Kristus dan menolak dilahirkan baru.

Redaksi dan Distribusi

Dapatkan Majalah dan Renungan Harian TRUTH di:

Rehobot Literature
Gedung Roxy Square Lt. 3, Jl. Kyai Tapa No. 1
Jakarta 11450
Indonesia

Telepon: +62-21-5695 4546 ext. 30, +62-21-33 6666 70, 08 7878 70 7000
Email: info@truth-media.com

Agen: lihat di Alamat Agen

Truth Media Fans
Facebook Truth Media
Twitter Truth Relite


Kalender
February 2011
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28  
Komentar
Langganan dg eMail

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.

Switch to our mobile site

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.