Archive for December, 2010

Lembar Terakhir

31 Desember 2010

Baca: Ulangan 18:10–11

Alkitab dalam setahun: 1 Tawarikh 25–29

Mind Map Lembar Terakhir

Mind Map Lembar Terakhir

Tidak bisa dibantah dan tidak bisa dihindari oleh siapa pun bahwa kita hidup dalam perjalanan waktu. Lembar tahun yang telah kita jalani akan segera kita tinggalkan, dan Tuhan telah menyediakan lembar baru ke depan. Sebentar lagi kita akan menutup buku tahun ini dan memasuki buku tahun yang baru.

Pertanyaan yang muncul adalah, apa yang telah kita isikan di lembar buku tahun yang akan segera kita tinggalkan, dan apa yang kita akan isi di lembar buku tahun yang akan segera kita terima? Jujurkah kita terhadap lukisan hidup yang telah kita goreskan di tahun yang akan segera kita tinggalkan ini? Terpujilah Tuhan yang masih memberi kesempatan kita memperbaiki diri. Kalau kita bagai bejana yang sudah rusak, Tuhan masih memberi kesempatan untuk menjadi bejana yang baru sesuai dengan apa yang dipandang Tuhan baik.

Salah satu penyebab mengapa banyak orang menjadi lemah dan putus asa dalam pengiringannya kepada Tuhan Yesus adalah bahwa ia merasa telah kehilangan kesempatan. Satu hal ini yang kita harus selalu ingat bahwa Yesus memberi kesempatan selama kita masih ada di dalam anugerah-Nya.

Yeremia telah menyaksikan bahwa Tuhan kita adalah Allah yang masih memberi kesempatan. Bejana yang dibuat-Nya tidak sekaligus menjadi baik atau indah, tetapi bejana itu bisa menjadi rusak tatkala dalam masa pembentukan. Namun demikian, bejana tersebut tidak kemudian langsung dibuang, tetapi bejana tersebut masih mendapat kesempatan untuk diperbaiki menjadi bejana lain yang tidak kalah indahnya. Ini bisa menunjuk keadaan hidup kita, kalau kita gagal menyenangkan Tuhan atau gagal hidup berkenan kepada Tuhan, maka ingatlah bahwa Tuhan masih memberi kesempatan.

Iblis memang akan selalu berupaya mengitimidasi dengan pikiran negatif, seolah-olah kesempatan itu sudah tidak ada lagi. Semua sudah hancur, terlambat, fatal dan tamat. Jangan percaya tipuan Iblis, sebab Tuhan masih memberi kesempatan selama masih ada matahari yang terbit di ufuk Timur.

Sekarang, matahari tahun baru membentang di depan. Tuhan memberi kesempatan kepada kita untuk memiliki komitmen yang sungguh-sungguh untuk berubah. Komitmen ini penting, sebab tanpa komitmen, maka kita tidak akan mengalami perubahan hidup, sekalipun kesempatan itu diberikan Tuhan. Jangan sia-siakan kesempatan itu, sebab keadaan yang paling mengerikan adalah ketika seseorang tidak lagi memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri.

Berkomitmenlah untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik

selama masih ada kesempatan.

Jikalau Bukan Tuhan

30 Desember 2010

Baca: Mazmur 124:1–8

Alkitab dalam setahun: 1 Tawarikh 22–24

Mind Map Jikalau Bukan Tuhan

Mind Map Jikalau Bukan Tuhan

Kita akan segera meninggalkan tahun yang telah kita lalui selama 364 hari ini. Banyak hal yang telah terjadi di tahun ini. Setelah melewati semuanya ini, kita mengakui bahwa hanya oleh pertolongan Tuhan saja kita ada sebagai mana kita ada. Pertolongan kita adalah dari Tuhan yang menjadikan langit dan bumi, yang memelihara kesetiaan-Nya sampai selama-lamanya dan yang tidak pernah meninggalkan perbuatan tangan-Nya. Pengakuan ini penting, sebab tanpa pengakuan ini kita tidak akan dapat menjadi manusia yang ber-Tuhan dengan benar. Tentu pengakuan yang mengalir dengan tulus dari dasar hati kita.

Secara khusus dan istimewa kita mengakui bahwa keberadaan kita oleh karena kehadiran Tuhan dan penggarapan-Nya yang sempurna. Untuk memiliki sikap hati seperti ini memang kedengarannya mudah tetapi pada kenyataannya tidak mudah, karena kita terlanjur memiliki irama hidup yang sangat dipengaruhi oleh dunia sekitar kita yang kafir, ateis dan fasik. Kafir biasanya menunjuk kepada orang yang tidak beragama, ateis menunjuk orang yang tidak percaya adanya Tuhan, dan fasik adalah orang yang tidak takut Tuhan dan tidak peduli hukum-Nya. Pada akhir zaman makin banyak orang yang tidak percaya kehadiran Tuhan dalam hidup manusia (2Ptr. 3:3–7). Kefasikan dunia ini makin kental, kuat dan atmosfirnya mempengaruhi iman Kristiani murni banyak orang percaya.

Hidup manusia tidaklah ditentukan oleh hari lahir, zodiak atau shio; juga tidak ditentukan oleh mimpi-mimpi yang diterimanya pada waktu tidur. Memang Tuhan bisa berbicara kepada kita melalui mimpi, tetapi bukan setiap mimpi merupakan penentuan kehidupan seseorang. Tuhan semesta alamlah yang menentukan kehidupan manusia.

Daud mengakui bahwa jika bukan Tuhan yang di pihak kita, kita tidak seperti hari ini. Dari pernyataan Daud ini ada beberapa pelajaran rohani yang dapat kita petik, bahwa Tuhan menghendaki pengakuan bahwa Tuhanlah yang membela kita. Tuhanlah yang ada di pihak kita. Perhatikan kata-kata “biarlah Israel berkata” (ay. 1). Pengakuan ini merupakan pengingat agar kita menjadi rendah hati dan tidak menjadi sombong. Bila seseorang tidak menyadari bahwa keberadaannya karena Tuhan, niscaya ia akan menjadi sombong. Kesombongan adalah sikap hidup manusia yang paling ditentang oleh Tuhan (1Ptr. 5:5).

Kita harus mengaku bahwa kita ada sebagaimana kita ada hanya oleh karena pertolongan Tuhan saja

Sepiring Makanan

29 Desember 2010

Baca: Kejadian 27:34–40

Alkitab dalam setahun: 1 Tawarikh 18–21

Mind Map Sepiring Makanan

Mind Map Sepiring Makanan

Dalam kisah mengenai Esau dan Yakub, kita dapat memperoleh gambaran yang jelas mengenai akibat seseorang yang kehilangan kesempatan untuk diberkati Tuhan (berkat jangan selalu dimengerti sekadar materi).

Sejak kecil kalau penulis mendengar kisah ini, ada perasaan sedih dalam hati saya. Saya tak habis pikir, mengapa Esau sebodoh itu. Dalam ay. 34 tertulis, “… meraung-raunglah ia dengan sangat keras dalam kepedihan hatinya…” Esau meraung-raung dengan sangat keras dalam kepedihan hati, tetapi sudah terlambat. Ia telah menukar hak kesulungannya dengan Yakub yang berhak memperolehnya. Jarang Alkitab mencatat kalimat seperti yang terdapat dalam ayat ini. Mari pelajaran ini kita perhatikan dengan serius, agar nasib yang dialami Esau tidak pernah terjadi dalam hidup kita.

Dalam Perjanjian Baru, kisah mengenai penyesalan Esau ini juga dikutip oleh penulis kitab Ibrani. Dalam nasihatnya, ia menuls, “Janganlah ada orang yang menjadi cabul atau yang mempunyai nafsu yang rendah seperti Esau, yang menjual hak kesulungannya untuk sepiring makanan. Sebab kamu tahu, bahwa kemudian, ketika ia hendak menerima berkat itu, ia ditolak, sebab ia tidak beroleh kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya, sekalipun ia mencarinya dengan mencucurkan air mata” (Ibr. 12:16–17).

Cabul di sini aslinya menggunakan kata πόρνος (pórnos) yang berarti “pelacur”. Tapi yang dimaksud lebih luas daripada cabul porno, yaitu mendewakan sesuatu. Orang Kristen seharusnya dipersiapkan untuk menjadi mempelai wanita Kristus, sehingga apabila masih mendewakan harta benda, kebanggaan pribadi, pangkat, pendidikan, hobi dan sebagainya, itu berarti ia melacurkan diri, atau cabul.

Nafsu rendah yang dimaksud adalah keinginan terhadap hal-hal fana. Hari ini air mata kita dan waktu yang tersedia bisa menyelamatkan kita, tetapi suatu hari nanti, air mata tidak bisa menyelamatkan lagi, sebab tidak ada lagi kesempatan untuk bertobat dan memperbaiki diri. Banyak waktu, tenaga dan kesempatan yang kita hambur-hamburkan bukan untuk kehidupan yang bernilai di keabadian.

Seperti sepiring makanan menjatuhkan Esau, kesenangan-kesenangan sesaat telah menjerumuskan banyak orang ke dalam kegelapan abadi. Orang menganggap mencari Tuhan bukan hal yang utama. Banyak kegiatan hidup yang dimiliki menyita seluruh perhatian sehingga Tuhan tidak mendapat kesempatan dan tempat sama sekali. Mari bertobat, selagi masih ada kesempatan.

Jangan hamburkan waktu kita untuk kesenangan-kesenangan sesaat di dunia,

tetapi fokuskan seluruh perhatian kita kepada Tuhan.

Redaksi dan Distribusi

Dapatkan Majalah dan Renungan Harian TRUTH di:

Rehobot Literature
Gedung Roxy Square Lt. 3, Jl. Kyai Tapa No. 1
Jakarta 11450
Indonesia

Telepon: +62-21-5695 4546 ext. 30, +62-21-33 6666 70, 08 7878 70 7000
Email: info@truth-media.com

Agen: lihat di Alamat Agen

Truth Media Fans
Facebook Truth Media
Twitter Truth Relite


Kalender
December 2010
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Komentar
Langganan dg eMail

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.

Switch to our mobile site

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.