Archive for November, 2010

Satu Tubuh, Banyak Anggota

30  Nopember 2010

Baca: 1 Korintus 12:12–18

Alkitab dalam setahun: Wahyu 13–16

Mind Map Satu Tubuh Banyak Anggota

Mind Map Satu Tubuh Banyak Anggota

Dalam satu Tubuh Kristus terdapat banyak anggota. Inilah gambarannya bahwa setiap orang Kristen memiliki panggilannya masing-masing dalam pelayanan. Amanat agung Tuhan Yesus tidak hanya ditujukan kepada sekelompok orang yang disebut rohaniwan, tetapi untuk seluruh orang percaya. Karena itu siapa pun kita, jika kita percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, kita harus berpartisipasi di dalam pelayanan.

Memang kita semua diciptakan berbeda, sehingga fungsi kita memang tidak sama dalam pelayanan; tetapi kita percaya bahwa Tuhan menempatkan masing-masing kita di tempat yang khusus dan spesifik. Kita perlu menemukan tempat yang diinginkan Tuhan tersebut, di mana kita dapat berkarya bagi Tuhan sebagai respons kita yang bertanggung jawab atas anugerah keselamatan dari-Nya.

Sebagai gambaran bahwa panggilan yang diterima setiap orang berbeda, ketika Tuhan Yesus mengajak Matius pemungut cukai untuk mengikut Dia, Matius harus meninggalkan rumah cukainya (Mat. 9:9–13). Ia menyertai Yesus ke mana pun Yesus pergi, dan menjadi salah satu dari kedua belas murid Yesus (Mat. 10:3). Sesama pemungut cukai, yaitu Zakheus, juga dipanggil Yesus untuk mengikut-Nya. Tetapi ia tidak harus meninggalkan rumah cukainya; ia tetap menjadi pemungut cukai, meskipun dengan paradigma baru sebagai orang yang diselamatkan (Luk. 19:1–10).

Di kisah lain, setelah orang gila di Gadara disembuhkan Tuhan Yesus, ia menawarkan diri untuk menyertai Yesus. Tetapi Yesus melarangnya, dan menyuruhnya pulang ke rumahnya untuk menceritakan kebaikan Tuhan (Luk. 8:38–39). Mengapa Tuhan Yesus tidak memperkenankannya menyertai-Nya? Sebab setiap orang memiliki tempat pelayanan yang berbeda.

Jadi kita harus melayani Tuhan, tetapi tidak semua dari kita harus menjadi pendeta atau pengkhotbah. Kita memiliki tempat masing-masing yang khusus. Suatu pekerjaan dikategorikan sebagai pekerjaan duniawi atau rohani tidak tergantung jenisnya, tetapi tergantung motivasi pekerjaan itu diselenggarakan. Ladang Tuhan itu bukan hanya menyangkut pekerjaan-pekerjaan di lingkungan gereja, tetapi segala sesuatu yang berhubungan dengan pelebaran kerajaan Allah adalah ladang-Nya. Dengan demikian mari kita dengan yakin melakukan pekerjaan kita masing-masing sebagai pegawai negeri, karyawan swasta, pengusaha, dokter, kontraktor, guru, dan lain-lain untuk kemuliaan Allah. Jadilah saksi Kristus dalam pekerjaan kita, dan hadirkan kemuliaan kerajaan Allah di mana pun Ia menempatkan kita.

Layanilah Tuhan dalam pekerjaan kita masing-masing, di mana Ia menempatkan kita.

Besi Menajamkan Besi

29  Nopember 2010

Baca: Amsal 27:17

Alkitab dalam setahun: Wahyu 9–12

Mind Map Besi Menajamkan Besi

Mind Map Besi Menajamkan Besi

Untuk mendewasakan perasaan kita, Tuhan menggunakan berbagai pengalaman hidup kita. Seperti besi yang ditajamkan melalui proses pengasahan dengan menggunakan besi lain, dalam pembentukan kita menuju kesempurnaan yang dikerjakan Allah melalui Roh-Nya, Ia menggunakan manusia di sekitar kita untuk proses tersebut. Ditajamkan disini maksudnya adalah dibuat semakin dewasa, sempurna, matang dan berkenan kepada Allah.

Dengan pelajaran Alkitab pribadi, mendengar khotbah, membaca buku-buku rohani, dan berdoa secara pribadi, tidak secara otomatis kita menjadi sempurna. Ini semua baru sebagian. Kebenaran-kebenaran Firman yang kita dengar dan pelajari harus dimatangkan dan dikenakan dalam kehidupan melalui berbagai gesekan dan benturan yang terjadi dalam hidup ini. Perhatikan bagaimana tokoh-tokoh iman di Alkitab disempurnakan oleh Tuhan.

Yusuf anak Yakub harus ditajamkan oleh saudara-saudaranya. Kalau ia hanya tinggal di rumah Yakub, mimpi yang diterimanya sebagai janji besar dari Tuhan tidak akan terealisasi. Ia ditajamkan oleh Ruben dan abang-abangnya yang dengan dijual ke tanah Mesir (Kej. 37:12–28). Ia ditajamkan oleh Nyonya Potifar (Kej. 39:1–20). Ia ditajamkan pula oleh juru minuman Firaun yang melupakan budi baiknya (Kej. 40).

Seperti Yusuf, Allah juga hendak menajamkan kita melalui berbagai sarana. Misalnya, pertama, melalui teman kita di kantor. Di mana pun kita bekerja, ada saja orang yang menjengkelkan kita dan merugikan kita. Jangan berharap berkantor di tempat yang nyaman dan semua orangnya berkenan di hati kita.

Kedua, melalui pasangan hidup. Jangan harap menemukan jodoh yang tidak memiliki kesalahan. Kita tidak menikahi malaikat, tetapi manusia yang memiliki kelemahan dan kekurangan.

Ketiga, rekan sepelayanan di gereja. Ini meliputi pendeta, majelis, dan sebagainya, yang tidak selalu sependapat dengan kita. Paulus juga pernah berselisih dengan Petrus (Gal. 2:11).

Menyadari hal ini, kita harus tetap bersyukur kepada-Nya atas setiap orang yang menyakiti kita. Jangan bersungut-sungut jika kita disakiti oleh orang lain, sebab sebagaimana besi yang bergesekan menimbulkan panas dan percikan api, gesekan dengan orang lain memang menyakitkan; tetapi itulah sarana Allah untuk memproses kita.

Gesekan dengan orang lain merupakan sarana yang digunakan Allah

untuk menajamkan kita.

Perasaan Juga Milik Tuhan

28  Nopember 2010

Baca: Roma 6:1–6

Alkitab dalam setahun: Wahyu 4–8

Mind Map Perasaan Juga Milik Tuhan

Mind Map Perasaan Juga Milik Tuhan

Akar dari kerusakan hidup manusia adalah dosa (Rm. 3:23). Ini mengakibatkan beberapa hal mewarnai temperamen atau watak seseorang, yang pada gilirannya mewarnai perasaannya. Pertama, faktor keturunan. Anak-anak merekam karakter orang tuanya, sehingga perasaannya dipengaruhi oleh karakter tersebut. Kedua, lingkungan. Pendidikan, keluarga, pergaulan dan sebagainya memengaruhi warna perasaan seseorang. Ketiga, pengalaman masa lalu. Pengalaman yang menyenangkan maupun yang traumatis turut membentuk kepribadian seseorang.

Karena temperamennya yang memengaruhi perasaan seseorang jika diperhadapkan dengan suatu situasi, ada orang yang gampang tersinggung, gila hormat, selalu minder, merasa tertolak, gampang marah dan lain sebagainya. Ini merupakan perasaan yang sakit dan tak jarang melukai perasaan orang di sekitarnya, bahkan menimbulkan bencana.

Kita harus sadar, bahwa tatkala kita bertobat, maka Tuhan Yesus telah menebus seantero diri kita, termasuk perasaan kita yang ada dalam jiwa kita. Artinya kita bukan lagi milik kita sendiri (1Kor. 6:19–20), sehingga tidak ada alasan lagi bagi kita untuk memanjakan perasaan kita. Tidak bisa lagi kita mengatakan, “Memang saya dari dulu orangnya begini,” sebab kita tidak memiliki diri kita lagi.

Memanjakan perasaan kita berarti mengorbankan kepentingan yang lebih besar, yaitu kepentingan Tuhan sendiri. Dalam hal ini kita harus mengerti bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan dengan Kristus, sehingga kita tidak boleh lagi menghambakan diri kepada dosa. Yang disalibkan bukan hanya pikiran dan keinginan kita, melainkan juga perasaan kita.

Dengan mengakui bahwa kita telah mati bagi dosa dan dibangkitkan dalam hidup yang baru, maka perasaan-perasaan negatif kita juga telah mati. Memanjakan perasaan-perasaan itu berarti melestarikan kepuasan diri kita, padahal semestinya tidak ada lagi kepuasan diri yang kita sisakan, sebab apabila Yesus Kristus menjadi Tuhan kita, berarti Ia juga Majikan atau Penguasa atas perasaan kita. Demi kepentingan-Nya, kita harus rela berbuat apa saja.

Berapakah harga perasaan kita sebenarnya? Seharga salib Tuhan Yesus, karena kita telah disalibkan bersama dengan-Nya. Dengan menyadari hal ini, maka kita tidak akan memanjakan perasaan kita yang berakibat gagal menjadi berkat bagi orang lain; sebaliknya, kita akan terus-menerus belajar dan berusaha mengenakan pikiran dan perasaan Kristus (Flp. 2:5).

Perasaan kita juga milik Tuhan,

sehingga tidak ada alasan bagi kita untuk memanjakan perasaan kita.

Redaksi dan Distribusi

Dapatkan Majalah dan Renungan Harian TRUTH di:

Rehobot Literature
Gedung Roxy Square Lt. 3, Jl. Kyai Tapa No. 1
Jakarta 11450
Indonesia

Telepon: +62-21-5695 4546 ext. 30, +62-21-33 6666 70, 08 7878 70 7000
Email: info@truth-media.com

Agen: lihat di Alamat Agen

Truth Media Fans
Facebook Truth Media
Twitter Truth Relite


Kalender
November 2010
M T W T F S S
« Oct   Dec »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
Komentar
Langganan dg eMail

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.

Switch to our mobile site

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.