Archive for September 4th, 2010

Skolíos

4  September 2010

Baca: Wahyu 3:17–18

Alkitab dalam setahun: 2 Tawarikh 1–4

Mind Map Skolios

Mind Map Skolios

Tuhan mengecam jemaat Laodikia dengan perkataan pedas. Mereka orangorang Kristen yang tidak menyadari kemiskinan, kebutaan, kemelaratan dan ketelanjangannya, tetapi merasa dirinya tidak berkeadaan demikian. Keadaan ini sebetulnya banyak juga dijumpai pada orang-orang Kristen dewasa ini, yaitu mereka yang malang sebab menolak atau tidak memberi diri dengan sungguh-sungguh untuk diselamatkan.

Kemalangan inilah yang juga digambarkan pada seruan Rasul Petrus, “Berilah dirimu diselamatkan dari angkatan yang jahat ini.” (Kis 2:40). “Jahat” dalam teks aslinya ditulis σκολιός (skoliós) yang bermakna “tidak lurus”, “tidak jujur”, “bengkok”, atau “malang”. Orang yang skoliós adalah mereka yang tidak jujur dengan dirinya sendiri, sehingga tidak pernah mengalami pertobatan. Pada zaman para rasul, ini tampak terutama pada orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat yang menganggap dengan keberagamaannya, mereka bisa selamat. Sayangnya itu juga yang dipikirkan oleh orang-orang Kristen dewasa ini, yang menganggap setelah beragama Kristen, maka selamatlah mereka. Kalau cukup begitu saja, itu hanya usaha kecil.

Padahal yang dikehendaki Tuhan adalah usaha besar untuk keluar dari kubangan dosa atau kehidupan yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. Untuk keluar dari Sodom, Lot harus berlari tanpa menoleh ke belakang (Kej. 19:17). Demikian pula dengan Nuh. Ia harus membuat bahtera yang begitu besar dengan peralatan sederhana yang ada pada zaman itu. Bahtera itu panjangnya 300 hasta, lebarnya 50 hasta dan tingginya 30 hasta (Kej. 6:15). Bagi mereka itu bukan pekerjaan mudah; tetapi memang tidak ada cara mudah untuk selamat. Tuhan Yesus pun mengatakan, “Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu!” (Luk 13:24).

Kepada jemaat di Laodikia, Tuhan berfirman, “Belilah dari-Ku emas, minyak dan pakaian.” Ini berarti harus ada usaha untuk keluar dari keadaan kita yang buruk. Keselamatan dalam Tuhan Yesus Kristus adalah usaha Tuhan untuk menjadikan kita kembali menjadi manusia Allah (1Tim. 6:11). Kita yang menerima anugerah itu harus membeli, berarti ada yang kita tukar untuk memperolehnya. Paulus menyatakan bahwa ia bersedia melepaskan semua yang dimilikinya supaya ia memperoleh Kristus (Flp. 3:7-9). Berarti merupakan suatu penyesatan yang luar biasa kalau dikesankan bahwa keselamatan dalam Tuhan Yesus Kristus tidak membutuhkan pertaruhan sebagai barternya. Seseorang yang mau diselamatkan harus melepaskan kenyamanannya.

Anugerah keselamatan membutuhkan respons berupa usaha yang serius.

Redaksi dan Distribusi

Dapatkan Majalah dan Renungan Harian TRUTH di:

Rehobot Literature
Gedung Roxy Square Lt. 3, Jl. Kyai Tapa No. 1
Jakarta 11450
Indonesia

Telepon: +62-21-5695 4546 ext. 30, +62-21-33 6666 70, 08 7878 70 7000
Email: info@truth-media.com

Agen: lihat di Alamat Agen

Visitor
Visits today: 46
Who's Online

12 visitors online now
2 guests, 10 bots, 0 members
Map of Visitors
Powered by Visitor Maps

Truth Media Fans
Facebook Truth Media
Twitter Truth Relite


Kalender
September 2010
M T W T F S S
« Aug   Oct »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
Langganan dg eMail

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Content Protected Using Dynamic Blog Protector By: How To Make Money.

Switch to our mobile site