Archive for February 28th, 2010
Truth 28 Februari 2010 “Agen Ganda”
Baca: Hakim-hakim 16:4–22
Alkitab dalam setahun: Markus 14
Dalam peperangan, kita melihat berbagai peran yang bermain. Ada jenderal sebagai pemikir dan penggerak strategi, prajurit yang berperang langsung, pendukung (doa, dana, semangat, dan lain-lain), penonton, dan juga perusuh, yaitu yang membuat kacau formasi barisan kita. Tetapi dari semuanya itu yang paling berbahaya adalah adanya agen ganda atau double agent, yang merupakan musuh dalam selimut. Ia ada di tengah-tengah kita, tetapi sebetulnya berpihak pada musuh.
Dalam kisah Simson dan Delila, kita bisa melihat contohnya. Simson adalah hakim Israel yang mengabdikan hidupnya untuk melawan musuh Israel, yaitu bangsa Filistin. Delila yang dicintai oleh Simson diam-diam merupakan agen ganda, femme fatale (wanita pembawa bencana) terhadap Simson. Dengan tipu dayanya, Delila berhasil membujuk Simson untuk membongkar rahasia kekuatannya, sehingga akibatnya Simson berhasil ditangkap oleh orang Filistin.
Demikian juga Iblis menyusupkan agen ganda di antara orang percaya, yaitu mereka yang membawa hal-hal yang kelihatan baik di mata manusia, padahal sesungguhnya tipu daya Iblis. Orang-orang yang menyebut dirinya hamba Tuhan seharusnya ada di pihak Tuhan, tetapi kenyataannya mereka menjadi agen Iblis yang mengajarkan Injil yang palsu. Mereka mengajarkan hal-hal yang menyenangkan bagi manusia: kemakmuran duniawi, jaminan hidup enak di bumi, dan sebagainya, padahal itu semua merusak kehidupan jemaat Tuhan yang dalam ketulusan ingin dibimbing kepada kebenaran. Kasihan, mereka bisa jatuh menuju kegelapan abadi.
Lalu ada lagi bahaya dari teman-teman dan saudara-saudara kita yang memperkenalkan kita dengan hobi-hobi, teknologi komunikasi dan hiburan yang baru, dan sebagainya. Memang dalam kadar yang wajar, jika hal-hal itu tidak mengikat kita, itu memang tidak bermasalah. Namun dengan dorongan dan pengaruh dari orang-orang yang kita anggap mengasihi kita, tanpa kewaspadaan, kita bisa jatuh terikat kecanduan terhadap hal-hal tersebut. Akibatnya waktu kita sibuk dihabiskan untuk memuaskan hobi kita, main game sepanjang hari, chatting sepanjang hari, dan sebagainya, dan tidak ada waktu lagi untuk belajar kebenaran. Jadi orang-orang yang kita anggap mengasihi kita, tanpa sadar sebetulnya dimanfaatkan Ibis yang licik itu sebagai agen ganda untuk menjatuhkan kita.
Jadi dalam peperangan melawan Iblis, kita harus waspada, agar jangan sampai kita dijatuhkan oleh agen ganda, seperti Simson; dan juga jangan sampai kita menjadi agen ganda yang dimanfaatkan Iblis, karena kebodohan kita sendiri.
Kewaspadaan terhadap agen ganda sangat diperlukan dalam peperangan
melawan Iblis, musuh yang sangat licik.

