Archive for August, 2009

Truth 28 Agustus 2009 Upah dan Pelayanan “Ekspresi”

Tetapi sekarang sebagai tawanan Roh aku pergi ke Yerusalem dan aku tidak tahu apa yang akan terjadi atas diriku di situ selain dari pada yang dinyatakan Roh Kudus dari kota ke kota kepadaku, bahwa penjara dan sengsara menunggu aku. Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikit pun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah. (Kis. 20:22–24)

Mela yani Tuhan adalah ekspresi dari cinta kasih kita kepada-Nya. Perasan cinta kasih kepada seseorang atau sesuatu membutuhkan ekspresi atau sarana untuk menyalurkannya; tanpa ekspresi, bisa menimbulkan penderitaan yang hebat atau tekanan jiwa. Gelora yang benar dari cinta kasih seseorang tidak mudah dapat dibendung, malah kadang ada yang tidak dapat dibendung sama sekali. Ini tentu tergantung seberapa besar cinta kasih yang meledak dalam diri seseorang.

Pengalaman tersebut tentu sudah dialami hampir setiap insan. Kasih orang tua terhadap anak, anak terhadap orang tua, pria kepada wanita atau sebaliknya, kepada negara atau tanah air dan lain sebagainya. Ledakan atau ekspresi cinta kasih manusia dalam konteks tersebut dapat ditemukan dalam sejarah kehidupan manusia dan kita alami secara konkrit. Kita semua adalah pelaku-pelakunya. Tahun-tahun yang panjang telah kita lalui dalam ledakan-ledakan cinta kasih kepada banyak objek.

Kita pernah memiliki ledakan kasih kepada banyak objek, tetapi pernahkah kita mengalami ledakan kasih terhadap Tuhan? Seseorang yang mengekspresikan cinta kasih kepada objek tertentu tidak akan mengharapkan dan menuntut upah. Baginya, dapat mengekspresikan cinta kasih itu sendiri sudah merupakan kebahagiaan dan kepuasan. Orang yang membutuhkan penyaluran cinta kasih kepada suatu obyek seolah-olah mau berkata: “Izinkan aku mengasihimu, itu cukup bagiku”. Mengapa demikian? Sebab jika seseorang boleh mengekspresikan atau menyalurkan cinta kasih, itu sudah merupakan pemberian atau anugerah, ia tidak pernah berpikir apakah ia akan memperoleh keuntungan berupa upah dari objek cinta kasihnya.

Dalam kesaksiannya di ayat-ayat di atas, tampak bahwa Rasul Paulus merupakan seorang model hamba Tuhan yang menunjukkan ledakan cinta kasihnya yang begitu hebat kepada Tuhan. Dalam pelayanannya, ia bukan saja tidak menuntut upah, tetapi juga siap menghadapi segala keadaan demi kemajuan Injil.

Mind Map Ekspresi

Mind Map Ekspresi

Segala sesuatu yang terjadi di luar kemampuan kita akan ditopang dan ditanggulangi

oleh Tuhan, Bapa yang sangat mengasihi kita dan bertanggung jawab.

Truth 27 Agustus 2009 Upah dan Pelayanan “Bukan Kewajiban Melainkan Hak”

Kalimat Rasul Paulus dalam 1Kor. 9:18 memuat hukum kehidupan dan hukum pelayanan yang pada dasarnya hendak mengemukakan bahwa menjadi seorang anak Tuhan yang benar haruslah berani menganggap kewajiban sebagai hak, atau mengubah sikap terhadap kewajiban menjadi sikap terhadap hak. Dalam hal ini memberitakan Injil yang adalah kewajiban, bagi Paulus disikapi sebagai hak. Paulus tidak mengubah kewajiban yang harus dia penuhi, tetapi sikapnya terhadap kewajiban tersebut diubahnya. Pada umumnya orang menganggap kewajiban sebagai beban, sehingga disikapi dengan hati yang berat, tetapi Paulus menjadikannya kesukaan. Kalau sudah demikian, upah tidak menjadi motif dorongan melakukan suatu kewajiban.

Kalau anak-anak Tuhan menuntut haknya sebagai anak terhadap Tuhan sebagai Bapa, ini sama seperti seorang anak menuntut orang tua untuk memenuhi kewajibannya terhadap anak. Ini karena kewajiban orang tua tersebut merupakan hak anak. Orang tua wajib memberi makan, pendidikan dan segala kebutuhan yang menjadi hak anaknya; karena itu ada anak yang menuntutnya. Namun sebenarnya tidak perlu dituntut pun orang tua yang baik akan memenuhi kewajibannya. Biasanya masalahnya terletak kepada anak-anaknya. Kewajiban anak adalah belajar di sekolah, kuliah dan membantu orang tua. Paulus seperti seorang anak yang melakukan kewajiban tanpa menuntut haknya. Dari pernyataan Paulus tersebut tampak jelas bahwa melakukan tugas atau kewajiban adalah kebutuhan yang menyenangkan, bukanlah suatu beban yang menyakitkan. Ia percaya bahwa Bapa di Surga bisa dipercayai memenuhi bagian-Nya. Pengakuannya: “Itulah sebabnya aku menderita semuanya ini, tetapi aku tidak malu; karena aku tahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin bahwa Dia berkuasa memeliharakan apa yang telah dipercayakan-Nya kepadaku hingga pada hari Tuhan.” (2Tim. 1:12)

Memberitakan Injil adalah kewajiban yang harus dipenuhi. Kalau kewajiban dipenuhi maka pelakunya berhak menerima upah. Dalam kasus ini Paulus mau dan bersedia dengan rela mengerjakan kewajiban atau tugas memberitakan injil, tetapi ia tidak mempersoalkan atau menuntut upah. Paulus tidak mempersoalkan hak upah yang bisa diperolehnya, walaupun ia berhak meraihnya. Bagi Paulus, memberitakan Injil lebih berarti dari upah apa pun yang ia dapat peroleh dari jemaat Tuhan yang ia layani. Ia menganggap bahwa memberitakan injil tanpa upah adalah hak istimewa.

Mind Map Bukan Kewajiban Melainkan Hak

Mind Map Bukan Kewajiban Melainkan Hak

Kekayaan bumi yang dipercayakan Tuhan kepada manusia memuat tanggung jawab
yang harus dipikul manusia dalam pengelolaannya

Truth 26 Agustus 2009 Upah dan Pelayanan “Hukum Pelayanan”

Upahku ialah ini: bahwa aku boleh memberitakan Injil tanpa upah, dan bahwa aku tidak mempergunakan hakku sebagai pemberita Injil. (1Kor. 9:18)

Dalam pernyataan Rasul Paulus ini ada suatu hukum pelayanan yang sangat luar biasa, yang membuat pelayanan kepada Tuhan bermutu sangat tinggi. Paulus hendak mengajarkan kepada semua jemaat suatu hukum pelayanan yang telah dikenakan dalam hidupnya tersebut: Pelayanan bukan usaha untuk mencari atau mendapatkan upah. Upah tidak boleh menjadi dorongan pelayanan.

Tentu upah yang dimaksud Paulus di sini adalah haknya sebagai pemberita Injil: nafkah yang dapat diperoleh dari jemaat seperti yang dikemukakan dalam tulisannya: “… Seorang pekerja patut mendapat upahnya” (1Tim. 5:18). Memang seorang pekerja injil patut hidup dari pelayanannya, tetapi itu tidak menjadi suatu hukum yang mutlak harus dipenuhi. Paulus sendiri berusaha untuk tidak menjadi beban dan batu sandungan bagi jemaat. Ia berusaha dengan tangannya sendiri mencari nafkah guna kehidupan sehari-hari dan biaya pelayanannya, bahkan ongkos pelayanan pekerja yang lain (Kis. 18:2–3; 1Kor. 4:12). Bisa dibayangkan betapa sulit kehidupan hamba Tuhan ini, tetapi ia tidak pernah mengeluh dan menuntut kehidupan yang layak dari jemaat yang dilayani. Dalam pernyataannya, ia berkata, “Perak atau emas atau pakaian tidak pernah aku ingini dari siapa pun juga.” (Kis 20:33)

Hukum pelayanan ini juga sebenarnya hukum kehidupan yang harus dan pasti dapat dikenakan dalam kehidupan semua orang percaya, bukan monopoli Paulus dan orang-orang tertentu yang memiliki karunia khusus. Untuk bisa mengenakan hukum ini, seseorang tidak harus memiliki karunia ekstra, karena itu tidak mustahil. Anak Tuhan harus dalam integritas tinggi mengenakan kebenaran ini.

Ini disebut sebagai hukum, karena standar inilah yang seharusnya menjadi standar ideal. Hukum pelayanan dan kehidupan ini adalah standar normal setiap anak Tuhan. Menjadi kebahagiaan yang luar biasa kalau seseorang dapat mengenakannya. Sangat disayangkan kalau dewasa ini banyak orang Kristen tidak pernah mengenal kebenaran yang indah seperti ini, sebab semangat komersial telah menembus dan mewarnai kehidupan hamba-hamba Tuhan di gereja sehingga merusak seluruh kehidupan jemaat.

Mind Map Hukum Pelayanan

Mind Map Hukum Pelayanan

Seorang pendeta besar atau seorang yang dianggap diurapi Tuhan dan berprestasi dalam pelayanan bukan jaminan dirinya selalu mengajarkan kebenaran Alkitab yang murni.

Redaksi dan Distribusi

Dapatkan Majalah dan Renungan Harian TRUTH di:

Rehobot Literature
Gedung Roxy Square Lt. 3, Jl. Kyai Tapa No. 1
Jakarta 11450
Indonesia

Telepon: +62-21-5695 4546 ext. 30, +62-21-33 6666 70, 08 7878 70 7000
Email: info@truth-media.com

Agen: lihat di Alamat Agen

Visitor
Visits today: 24
Who's Online

14 visitors online now
6 guests, 8 bots, 0 members
Map of Visitors
Powered by Visitor Maps

Truth Media Fans
Facebook Truth Media
Twitter Truth Relite


Kalender
August 2009
M T W T F S S
    Sep »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
Langganan dg eMail

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Content Protected Using Dynamic Blog Protector By: How To Make Money.

Switch to our mobile site